sempu… oh sempu…
Berada di kawasan malang selatan, sempu adalah sebuah pulau yang memiliki daya tarik tersendiri. Walaupun berada di tempat yang terpencil tapi sangat terkenal di kalangan teman-teman yang suka berpetualang. Dengan rasa penasaran mendengar cerita-cerita dari teman maka disusunlah rencana keberangkatan ke pulau sempu.
A : “mang, maret ada libur panjang, gimana kalau kita ke semeru…”
B : “waduh.. kalau semeru mending pas tujuhbelasan saja biar rame…, gimana kalau kita ke sempu dan pensiun disana”
A : “he..he.. pensiun kok di sempu…”
C : “iya.. sempu itu bagus…. nanti kalau bisa kita kelilingi pulau sempu… ada banyak baget pantainya…”
Begitulah kira-kira percakapan yang saya lupa tanggal dan orang-orangnya hingga tercetusnya ide untuk berangkat ke sempu, hingga di tetapkan tanggalnya yaitu tanggal 20, 21, 22, 23 Maret 2008
Karena ada perjalanan dinas keluar kota jadi acaranya berubah,maafkan saya teman…. 21 Maret 2008 jam 8 pagi teman-teman sudah berkumpul di basecamp GK61A dan perjalanan pun dimulai…. “duar…… ” tiba-tiba terdengar suara keras yang membangunkan ku dari tidur… dan mobil pun menjadi tak seimbang… ternyata salah satu ban belakang mobil kami pecah dan supirpun berusaha mengendalikan mobil yang tak seimbang,
fiuh… fiuh…. untung saja mobil berhasil sampai ke tepi jalan dan kami segera keluar dari mobil, ternyata parah… ban nya terbelah melintang jadi dua atau dalam bahasa jawa disebut dengan istilah sigar, sampai sekitar jam 12 baru masalah ban pecah itu bisa diatasi dan perjalanan pun dilanjutkan. sampai di daerah kota Malang, ada air yang turun dari langit (red: sering disebut dengan hujan) semakin lama-semakin banyak air jatuh yang artinya hujannya semakin deras.
(Note: hujan adalah penyakit yang paling ditakuti dikalangan petualang-petualang amatir seperti kami karena perlengkapan yang sangat terbatas)
Setelah melewati bukit demi bukit dengan track yang curam yang kanan kirinya jurang-jurang di daerah malang selatan, sekitar 3 jam akhirnya kita sampai di sebuah tempat. Tampak seperti lokasi wisata pantai yang dilengkapi dengan loket untuk tiket masuk, Sendang Biru begitulah nama yang terpampang di sebuah papan. Disana persiapan kecil pun di lakukan makan sore, mengisi air untuk masak, beli tongkol dan tuna (red: bukan nama orang tapi nama ikan yang hidup di laut) dan persiapan-persiapan kecil lainya. Sampai akhirnya kita menaiki sebuah perahu untuk menyebrang ke pulau yang kita tuju, kira-kira jam 19.00 kita sampai di starting point petualangan yang sebenarnya.
Perjalanan dimulai dengan track yang sangat-sangat di luar biasa, becek berlumpur hingga kita menyebutnya seperti berjalan di bubur, gelap karena untuk 10 orang cuma ada 2 senter, tanjakan dan turunan ekstrim yang dilengkapi dengan jebakan-jebakan dari akar-akar pohon-pohon dan karang-karang yang tajam. Semuanya kita lalui dengan berjalan, merangkak, dan yang paling seru ada beberapa harus kita lewati dengan meluncur sambil duduk (red: dalam bahasa jawa disebut prosotan). Tidak banyak yang berhasil menjaga keseimbangan hingga hampir semua dari kita sempat terjatuh dengan gaya dan posisi kita masing-masing. Tapi satu hal yang penting adalah, kita tidak akan bisa melewati itu semua tanpa kerjasama team yang bagus.. we are a good team friends!!! sampai akhirnya berada di track yang paling sulit, jalan setapak tidak lebih dari 50 cm yang tidak rata, becek, gelap dan di sebelah kanan air laut yang penuh dengan batu karang yang keras dan tajam. Satu persatu, kami merangkak, berjalan sambil jongkok, berguling-guling di tanah karena tidak seimbang, meluncur sambil duduk dan akhirnya kita semua sampai di tujuanutamayaitu sebuah tempat yang disebut segoro anakan. dengan diterangi cahaya bulan purnama (red: menurut penanggalan bali tanggal 23 adalah bulan purnama) terlihat air tenang yang menyerupai danau, dengan hamparan pasir putihnya dan kami pun langsung menceburkan diri ke sogoro anakan padahal waktu sudah menunjukan pukul 23.oo.
Perlu diketahui, Segoro Anakan adalah sebuah fenomena alam, dimana dikeliling oleh bukit karang yang salah satu bagiannya berhasil di lubangi oleh derasnya ombak Samudra Indonesia sehingga di waktu pasang maka air akan masuk dan mengalir melalu lubang tersebut sehingga terbentuklah sebuah lautan yang kecil yang dikenal sebagai sogoro anakan (red: anaknya samudra).
uahem… m…m… Kok ngantuk banget ya… padahal masih banyak bgt yang pingin kutuliskan, tapi sudahlah.. mungkin dengan menikmati foto-foto di sempu kalian akan sedikit dapat merasakan apa yang kami rasakan disana. selamat menikmati dan jangan lupa isi komentar ya…
Sebelum mengakhiri, mungkin salah satu diantara kalian atau bahkan banyak orang bertanya “apa yang kami cari kesana?, tidur di rumah kan enak diatas kasur yang empuk g usah susah-susah..atau kenapa nggak ikut e-gathering saja, kan enak tidur di hotel makan terjamin dll… dll… dll…“
ha…. ha…. ha….jawabannya singkat banget, kepuasan hati dan belajar mungkin pendapat beberapa orang ini sangat remeh, “belajarkan bisa dimana-mana terus mencari kepuasan hati kan nggak harus ke tempat seperti itu“, bener 100% tapi menurut saya pribadi ini adalah jalan yang ampuh buat mendapatkan kepuasan hati dan banyak belajar. belajar bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang indah (red: dalam hal ini keindahan pulau sempu) harus melalui perjuangan yang keras. Kulit menjadi hitam, rambut menjadi agak rasta, berat badan turun, makan dan minum tidak higienis adalah resiko yang paling remeh yang ada, disana ada resiko yang lebih besar seperti terjatuh ke jurang, terpeleset hingga kepala terbentur karang yang tajam dan lain-lain yang bisa sampai mengakibatkan kematian. Bukan bermaksud menakut-nakuti, tapi agar kita semua bisa waspada sehingga kita tidak meremehkan semuanya.Ketika kita berhasil mengatasi semuanya dan sampai pada tujuan, maka akan timbulah kepuasan hati yang luar biasa disertai dengan kepercayaan diri. begitulah yang saya rasakan dan mungkin tidak bisa terpikirkan oleh teman-teman yang lain, he..he.. itu sah-sah saja… tapi satu yang penting adalah bagaimana menemukan cara yang tepat untuk kita dalam menikmati hidup yang indah ini dan tidak saling mengganggu satu sama lain.
akhir kata… Terima kasih Tuhan kau telah menciptakan alam yang begitu indah, hamba memohon kekuatan pada kami semua untuk mawas diri sehingga alam yang begitu indah ini tidak rusak dan bisa dinikmati oleh anak cucu kami atau mungkin kalau di beri kesempatan kami ingin masih bisa menikmati alam yang indah ini di kehidupan mendatang. Semoga dengan kegiatan aadventure ini lahir ide, inspirasi, semangat yang baru dalam menjalani rutinitas sebagai seorang programer yang beberapa hari lagi akan kembali ke tanah asal untuk memulai sesuatu yang baru. semoga ada jalan yang cerah disana.
salam
NBP
March 26, 2008 at 1:26 pm
kesana lagi yuk…..
hiks hiks aku ditinggal T_T
March 27, 2008 at 1:35 am
ha..ha.. kan sudah tak bilang…
kalau kuliah robotikanya dibuka setiap semester, jadi bisa ikut semester depan…
tapi kalau GK61 Camp On Sempu belum tentu ada lagi semester depan atau bahkan harus menunggu beberapa tahun lagi….
May 16, 2008 at 5:20 am
waa enak banget! ^^
June 2, 2008 at 8:58 am
weleh., kok temennya cuman linthung tok..??
toew..oew..oew….:D