Awas ditemukan penyakit baru!!!
Ketika mendapat undangan pesta, traktiran dan sejenisnya, hampir semua orang pasti akan bersemangat untuk menghadirinya. Bahkan ketika seorang teman kita yang berulang tahun atau sukses melakukan sesuatu dengan spontan akan mendapat pertanyaan “Tratirane ndi rek….” (red: mana traktirannya…)
Dari pembuka diatas kesimpulan sederhana yang dapat kita ambil adalah bahwa menurut hampir semua orang, pesta dan traktiran itu merupakan hal yang sangat umum dan wajar.
Namun dikalangan sebagian kecil orang ada yang memiliki penilaian yang berbeda tentang pesta atau traktiran, penilaian yang sedikit antipati dengan sebuah pesta atau traktiran. Kalau ditunjukan dengan perbandingan angka mungkin dari 1.000.000.000 orang hanya 1 orang yang memiliki penilaian berbeda terhadap sebuah pesta dan traktiran. Kalau dilihat dari jumlah artinya bahwa keberadaan mereka itu sangatlah aneh bila dibandingkan dengan orang-orang pada umumnya tapi walaupun jumlahnya sangat-sangat kecil dan aneh mereka tetap ada di belahan dunia ini.Mungkin nanti kalau ada seorang ahli psikologi mengadakan penelitian mengenai orang-orang yang dimaksud maka ahli itu akan mendapat penghargaan karena telah menemukan penyakit baru yaitu “party phobia”.
Namun sampai sekarang belum ada ahli yang melakukan penelitian tersebut salah satu penyebabnya mungkin karena kesulitan mencari kelinci percobaannya melihat jumlahnya yang sangat-sangat sedikit. Apabila anda berminat menjadi peneliti tersebut dan bermaksud untuk memenangkan penghargaan itu artinya anda sedang membaca blog yang tepat, karena untuk mencari kelinci percobaannya anda tinggal menghubungi saya, karena saya adalah salah satu pengidap penyakit aneh tesebut.
Sampai sekarang saya tidak pernah bisa menikmati suasana pesta dan menemukan makna dari sebuah pesta atau traktiran. Rasa tidak nyaman dan kikuk (red: serba salah) adalah rasa yang tidak bisa hilang ketika menghadiri sebuah pesta. Makna pesta menurut penilaian saya tidak lebih hanya untuk datang, makan sambil sedikit basa-basi lalu pulang dan habislah ceritanya. Kalau sedang membaca undangan pesta atau ajakan traktiran dari teman hal yang pertama yang terpikirkan adalah bagaimana caranya untuk menghindar jadi saya tidak perlu berada di suasana yang tidak nyaman, kikuk ditengah-tengah keramaian. Disisi lain ketika diminta membuat pesta atau mentraktir teman selalu berusaha keras untuk menemukan ide-ide agar bisa membuat traktiran yang bermakna, karena kalau hanya untuk sepiring makanan dan segelas minuman saya yakin sekali kita bisa membelinya sendiri-sendiri tanpa harus menunggu pesta atau traktiran, karena tidak pernah ketemu idenya.. maka selalu saya bilang…. “Selamat berjuang… semoga berhasil mendapat traktiran dari saya….” atau mungkin “komang mau ntraktir….. NGGGAKKKK MUUUUNGKINNNN…..”
Demikianlah pengakuan dari pengidap penyakit aneh yang langka, kalau anda ingin memenangkan penghargaan segeralah menjadi peneliti.
Note: buat teman-teman, jangan sampai ikut-ikutan tertular penyakit yang satu ini karena akan banyak membuat teman atau sahabat kecewa.
Tulisan ini saya dedikasikan untuk teman-teman yang telah kecewa karena undangannya tidak saya hadiri dan untuk teman-teman kecewa dan sakit hati karena tidak berhasil mendapat traktiran dari saya, maafkan saya…. doakan saya… mudah-mudahan teman-teman sekalian dapat mengerti maksudnya karena ceritanya sangat mbulet dan mudah-mudahan suatu saat nanti saya bertemu dengan seseoorang yang berhasil meluluhkan ego saya yang sangat besar ini….
ha…ha..ha…ha…



April 10, 2008 at 7:18 am
wes sembarang lha…
baca ini ya: http://sukmakutersenyum.multiply.com/journal/item/145/Coretanku_Sedihku_di_Hari_Ultah-ku
April 22, 2008 at 9:06 am
br tau klo ada postinganmu yg kaya gini.